Selamat datang di website Koperasi Jasa Profesi Cipta Prima Sejahtera (KJP-CPS)
Berita Terbaru

KJP Cipta Prima Sejahtera, merupakan koperasi terbaik dari Manajemen dan Keuangan


Dalam beberapa tahun terakhir, di Kalimantan Selatan akan ada 250 koperasi yang akan di nonaktifkan oleh pemerintah, karena koperasi yang tidak sehat dan aktif, namun Koperasi Jasa Profesi (KJP) Cipta Prima Sejahtera, merupakan koperasi yang terbaik baik dari sisi manajemen dan keuangan, ungkap Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Selatan, Drs. H. Bambang Supriadi, ketika memberikan sambutan di Rapat Anggota Tahunan (RAT) KJP Cipta Prima Sejahtera tahun buku 2014, di hotel Gsign Banjarmasin (14/03).

Drs. H. Bambang Supriadi, juga menambahkan akan mensupport KJP Cipta Prima Sejahtera, bahkan mendorong agar KJP Cipta Prima Sejahtera agar dapat segera memiiki pabrik kelapa sawit, agar dapat menghasilkan profit yang lebih besar ungkapnya.

Selain Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Selatan, juga turut hadir dalam RAT KJP Cipta Prima Sejahtera, adalah Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Banjarmasin. Selain para pejabat pemerintah, anggota KJP Cipta Prima Sejahtera juga turut hadir dalam agebda rapat tahunan membahas laporan 2014, serta pembahasan planing tahun 2015, bahkan beberapa anggota dari luar Kalimantan Selatan juga turut hadir berpartisipasi.

Menurut ketua KJP Cipta Prima Sejahtera, Hilmi Hasan, SE, RAT ke 14 ini cukup berbeda dari tahun sebelumnya, pengurus lebih banyak membuat format diskusi inteeraktif kepada anggota, sehingga anggota KJP Cipta Prima Sejahtera dapat lebih mengetahui proses yag terjadi selama 2014, seperti proses pembuatan sertifikat yang memakan waktu cukup lama.

Hilmi Hasan juga menambahkan, asset  KJP Cipta Prima Sejahtera yang sebelumnya Rp. 54.186.833.910 mengalami peningkatan sebesar 33% atau Menjadi Rp. 72.484.738.800, tentunya kenaikan asset ini merupakan partisipasi dari semua anggota serta kerja keras dari para karyawan KJP Cipta Prima Sejahtera dilapangan.

0 komentar

Undangan Rapat Anggota Tahunan, Tahun Buku 2014

Sebagai bentuk pertanggungjawaban dan kewajiban kami sebagai pengurus Koperasi Jasa Profesi Cipta Prima Sejahtera maka Kepada Seluruh anggota KJP Cipta Prima Sejahtera, kami pengurus KJP Cipta Prima Sejahtera bermaksud mengundang Bapak / Ibu / Saudara (i) untuk dapat berhadir dalam Rapat Anggota Tahunan, yang akan dilaksanakan pada :

Hari / Tanggal         : Sabtu, 14 Maret 2015
Waktu                   : 08.00 WITA – 13.00
Alamat                  : G'Sign Hotel Banjarmasin
Jalan A Yani KM.4,5 No.448, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin,   Kalimantan Selatan 70249, Indonesia

Agenda                
  1. Pembukaan Sambutan dari Ketua KJP CPS
  2. Sambutan dari Kepala Dinas Koperasi Prov Kalsel
  3. Sambutan dari Walikota Banjarmasin
  4. Do'a
  5. Penyerahan Sertifkat Hak Milik (SHM).
  6. Coffee Break
  7. Laporan Pertanggungjawaban kegiatan 2014 dan Rencana Kerja 2015
  8. Penutup

Demikian disampaikan, atas kehadiran Bapak / Ibu / Saudara (i) kami ucapkan terima kasih.

Tertanda 
Pengurus KJP Cipta Prima Sejahtera

Hilmi Hasan,SE                     Fahrulrazi,SE
               Ketua                                   Sekretaris             
 
Catatan :
-        Bagi Bapak / Ibu / Saudara (i) anggota Koperasi yang tidak hadir dianggap menyetujui keputusan rapat
-        Bagi anggota yang hendak mengikuti tour kebun Tanah laut dan Batola dapat memberitahukan diri
Ke Pa Ponco : 0819.5278.9745 atau ke M. Arifiani : 0813.4830.3022
   






0 komentar

Melirik Prospek Bisnis Kelapa Sawit

Hal yang menarik saat kita membincangkan soal prospek bisnis kelapa sawit. Jika menyebut perkebunan kelapa sawit, yang terpikir di benak seseorang tentulah penghasilan yang tinggi dan besar. Sawit dijual berdasarkan standar nilai tukar dollar. Prospek bisnis kelapa sawit memang cukup bagus.

Krisis ekonomi yang menyebabkan nilai tukar rupiah terhadap dollar anjlok malah menjadi buah kebahagiaan bagi para petani kebun sawit. Meningkatnya nilai tukar dollar terhadap rupiah sama artinya dengan melambungnya harga sawit di pasaran dunia. Alhasil, krisis ekonomi memberikan angin segar peningkatan gaji para petani kelapa sawit.

Meskipun industri kelapa sawit diakui sebagai kontributor pencemar lingkungan kedua setelah industri kertas, kenyataannya industri ini terus saja berkembang dengan kian pesatnya perluasan lahan kelapa sawit di Sumatera. Riau misalnya, sebagian besar wilayah hutannya telah disulap menjadi kawasan perkebunan kelapa sawit. Industri kelapa sawit hulu tentunya perlu diimbangi dengan pengembangan industri kelapa sawit hilir.

Prospek bisnis kelapa sawit hilir tentunya menjanjikan potensi besar untuk geliat perkembangan ekonomi daerah terkait dibandingkan dengan industri hulu kelapa sawit.

Industri kelapa sawit hulu merupakan industri kelapa sawit mentah, menghasilkan Crude Palm Oil (CPO) yang diekspor secara mentah ke pihak-pihak luar yang membutuhkan. Sementara industri kelapa sawit hilir merupakan industri pengembangan dari bahan baku CPO tadi, misalnya industri sabun, mentega dan sebagainya.

Prospek Bisnis Kelapa Sawit - Keuntungan Memiliki Kebun Kelapa Sawit

Siapa bilang jadi petani itu miskin? Petani yang punya gaji melebihi gaji Pegawai Negeri Sipil adalah mereka para petani kelapa sawit. Tanpa harus berlelah-lelah kerja full time setiap harinya, para petani sawit menghasilkan jutaan rupiah tiap bulannya, bahkan bagi mereka yang memiliki lahan sawit cukup luas, penghasilan perbulan bisa mencapai puluhan juta.

Dengan satu keistimewaan, para petani tersebut cukup makan tidur di rumah tanpa bekerja, sementara gaji perbulan terus mengalir. Inilah prospek bisnis kelapa sawit yang cukup menjanjikan. Banyak para pegawai negeri yang tinggal di kota, pada akhirnya berlomba-lomba membeli perkebunan kelapa sawit karena dinilai kebun kelapa sawit sebagai bentuk deposito unik yang menghasilkan uang secara mudah tiap bulannya.
Berikut ini beberapa keuntungan realistis yang akan diperoleh seseorang apabila menginvestasikan kekayaan mereka untuk bisnis dan membeli perkebunan kelapa sawit.

1. Menghasilkan Uang Tanpa Lelah Bekerja

Rata-rata para pemilik kebun kelapa sawit berpenghasilan lumayan, oleh sebab itu untuk perawatan dan pemanenan kelapa sawit, mereka cukup mengupahkan pada tenaga buruh. Si pemilik kebun tak perlu repot untuk merawat kebunnya, karena dari gaji yang ia peroleh tiap bulannya lebih dari cukup untuk menggaji karyawan kebun

2. Harga Kebun Sawit Selalu Naik

Harga satu kavlingan kebun sawit yang usianya telah mencapai belasan tahun bisa berharga ratusan juta rupiah seluas rata-rata empat hektar. Harga ini akan terus naik jika harga sawit di pasaran internasionalikut naik. Jikalau pun harga sawit turun, harga penjualan tidak akan jatuh secara drastis.

3. Si Pemilik Bisa Kaya Raya Jika Diselingi dengan Pekerjaan atau Usaha Lain

Banyak para pegawai negeri yang sukses dengan tetap memiliki kebun kelapa sawit ditambah dengan pekerjaan tetapnya. Atau mereka yang menginvestasikan penghasilan dari kebun sawitnya untuk membuka bisnis yang lain. Kombinasi ini memang penting untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu harga sawit di pasaran internasional anjlok. Banyak para pegawai negeri yang sudah sukses di kota membeli kebun kelapa sawit dengan salah satu alasan di atas.

Prospek Bisnis Kelapa Sawit Semakin Menjanjikan

Walaupun krisis keuangan global menerpa negara-negara Eropa dan negara berkembang lainnya, industri kelapa sawit di negara Indonesia diperkirakan tak akan terpengaruh oleh hal tersebut. Bahkan, prospek industri bisnis kelapa sawit diprediksi akan tetap cerah beberapa tahun ke depan.

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) berpendapat bahwa investor sektor perkebunan kelapa sawit di masa yang akan datang masih tetap tinggi sebab permintaan komoditasnya terus mengalami peningkatan. Selain itu, investasi asing untuk sektor industri kelapa sawit pun masih sangat terbuka lebar.
Sementara itu, Sekjen Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mengatakan juga bahwa setiap tahunnya, permintaan minyak kelapa sawit terus mengalami peningkatan sehingga investasi di sektor komoditas ini pun pasti akan menarik bagi sejumlah investor. Walaupun saat ini harga kelapa sawit turun karena melemahnya permintaan di pasar global, tetapi tetap harga komoditas tersebut masih sangat menjanjikan dalam jangka panjang.

Di sisi lain, permintaan minyak nabati pun terus meningkat. Kebutuhan tambahan minyak nabati dapat mencapai sekitar 6 juta ton setiap tahunnya. Nah, kebutuhan tambahan ini dapat dipenuhi oleh industri kelapa sawit. Misalnya 2 juta ton untuk pasar Indonesia dan 1,5 juta ton untuk pasar Malaysia.
Jadi, ada sekitar 3,5 juta ton peluang pasar suplai kebutuhan untuk industri kelapa sawit. Ini adalah sebuah prospek menjanjikan sebab Indonesia masih mempunyai banyak lahan menjaga sekaligus meningkatkan aktivitas industri kelapa sawit.

Walaupun begitu, tetap saja ada kendala yang dihadapi. Ya, industri kelapa sawit terganjal oleh sejumlah permasalahan, terutama berhubungan dengan persepsi publik yang negatif seperti isu deforestasi, kerusakan lingkungan, isu kesehatan, dan juga ekspansi lahan yang dituduh memicu munculnya konflik sosial dengan masyarakat.

Oleh sebab itulah, para pengusaha industri kelapa sawit wajib berpartisipasi untuk menentukan nasib industri kelapa sawit di masa yang akan datang. Dalam hal ini, harus dibuat rumusan strategi untuk mempromosikan dan juga mengelola perkembangan industri kelapa sawit yang bersifat jangka panjang.

Untuk mewujudkan hal tersebut, setidaknya terdapat dua hal penting yang wajib dilakukan. Pertama mengelola persepsi, meluaskan akses, dan akseptansi atau penerimaan pasar. Kedua, mengelola agenda serta proses untuk mewujudkan industri kelapa sawit yang berkelanjutan atau sustainable.

Selain kedua hal tersebut, para pelaku industri kelapa sawit jangan pernah lupa dengan tanggung jawabnya terhadap sosial dan lingkungan. Diperlukan pula perumusan strategi  yang dibuat oleh para pelaku industri untuk melawan kampanye negatif. Saat ini, kampanye negatif terhadap industri kelapa sawit sangat mungkin berdampak buruk. Tapi, sejarah telah mengajarkan kepada kita semua bahwa dengan arahan yang tepat, usaha pengembangan industri sawit di Indonesia dapat meraih hasil positif.

Prospek Bisnis Kelapa Sawit Lewat Kerja Sama

Selain para pelaku industri kelapa sawit, pemerintah pun ikut ambil bagian untuk lebih mengembangkan industri tersebut. Saat ini, pemerintah telah melakukan kerja sama dengan sejumlah negara dan Pakistan adalah salah satu negara yang menjalin kerja sama dengan Indonesia. Meskipun ekspor kelapa sawit ke negara Pakistan mengalami penurunan setiap tahunnya, pemerintah Indonesia tetap menjalin hubungan kerja sama.

Negara lainnya yang juga berminat menginvetasikan modalnya di industri kelapa sawit Indonesia adalah Thailand. Ini adalah salah satu kesempatan bagus untuk menarik minat investor lainnya sehingga mampu menggali sekaligus meningkatkan potensi bagi Pendapatan Hasil Daerah dan kesejahteraan rakyat.
Hal ini didukung oleh permintaan untuk Crude Palm Oil (CPO) di pasar global yang terus meningkat tajam. Tentunya, ini sangat menjanjikan bagi seluruh pelaku industri kelapa sawit di Indonesia untuk terus mengembangkan sektor industri tersebut.

Itulah gambaran prospek bisnis kelapa sawit di Indonesia. Selamat berbisnis kelapa sawit!

Sumber : anneahira.com
0 komentar

OJK Klarifikasi Surat KJP-CPS

Terkait dengan adanya pemberitan yang menyampaikan bahwasanya KJP-CPS merupakan salah satu perusahaan dari 262 perusahaan yang tidak memiliki izin atau perusahaan bodong yang direlease oleh OJK, membuat KJP-CPS melayangkan surat keberataan dan meminta klarifikasi resmi dari OJK terkait hal tersebut, ungkap Ketua KJP-CPS, Hilmi Hasan, SE.

Dalam surat klarifikasi OJK terkait dengan KJP-CPS disampaikan bahwasanya OJK menerima konfirmasi terhadap beberapa perusahaan yang ada dalam daftar dimaksud yang dalam keterangan pers sebelumnya terdapat 44 perusahaan yang sudah diberikan izin oleh Kementerian/Lembaga seperti Kementerian Koperasi dan UKM, Kementrian Perdaganga, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komiditi, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), maupun Kementerian Hukum dan HAM.

OJK  tidak  dalam  kapasitas  untuk  menyatakan  kelembagaan,  kegiatan,  dan produk  perusahaan  tersebut  sebagai  kegiatan  yang  melawan/tidak  melawan hukum.  Untuk  keterangan  lebih  lanjut  masyarakat  dapat  menghubungi Kementerian/Lembaga yang menerbitkan izin kepada perusahaan tersebut diatas.

Menurut OJK, Kementerian  Koperasi  dan UKM  sedang  berkoordinasi  dengan Dinas Koperasi dan UMKM di daerah untuk memastikan bahwa 15 koperasi yang tercantum  dalam  daftar  yang  dirilis  oleh  OJK  telah melaksanakan kegiatan sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Sebelumnya, Anggota KJP-CPS yang berada di Jakarta sempat melakukan audiensi ke pihak OJK untuk menjelaskan KJP-CPS bukanlah perusahaan yang melawan hukum atau perusahaan yang tidak memiliki izin, karena samapi saat ini KJP-CPS merupakan perusahaan yang sudah 13 tahun berjalan dan berada dibawah perizinan Koperas dan sesuai undang-undang koperasi, ungkap Hilmi Hasan.

KJP- CPS sampai saat ini berada dalam naungan atau binaan Dinas Koperasi dan UKMM Kota Banjarmasin dengan Akta Pendirian  nomor 17/BH/KDK.16.10/XI/2000, Tanda Daftar Perusahaan nomor  161026500183 serta SIUP nomor 503-074/SIUP.BP-VIII/BP2TPM/2010 selain itu KJP-CPS juga merupakan salah satu koperasi yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Sawit Indonesia atau GAPKI dengan nomor 08-44/GAPKI/I/2014.
0 komentar

KJP Cipta Prima Sejahtera gunakan Varietas Sawit Unggul Berstandar internasional (ISO 9001:2008)

Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) menjadi salah satu rujukan dari INKESA KJP CPS  dalam memperoleh varietas benih unggul. PPKS telah memproduksi bahan tanam kelapa sawit unggul yang berstandar internasional sesuai dengan ‘Sistem Manajemen Mutu’ (ISO 9001:2008) sehingga terjamin mutunya. Bahan tanam unggul berupa kecambah, bibit klon serta bibit komersial kelapa sawit siap tanam yang telah melalui seleksi dan pengujian dari program pemuliaan tanaman dalam waktu puluhan tahun secara berkesinambungan. Bahan tanam kelapa sawit unggul merupakan modal utama untuk mendapatkan produktivitas tinggi. Dengan bahan tanam unggul maka produksi TBS dan minyak dijamin jauh lebih tinggi dibandingkan penggunaan bibit dari benih asalan.
Berikut adalah graik produksi dan  profil singkat varietas benih unggul tersebut:
grafik bhn tanam unggul dan palsu
Grafik produksi kelapa sawit dari bahan tanam unggul dan palsu/asalan.
Sembilan varietas unggul kelapa sawit yang saat ini tersedia di PPKS adalah:

1. D x P PPKS 540 (High mesocarp)

540
Rerata produksi: 28,1 ton TBS/ha/tahun
Rendemen minyak: 27,4%
Produksi CPO: 8,1 ton/ha/tahun
Rasio inti/buah: 5,3 %
Pertumbuhan meninggi: 72 cm/tahun

2. D x P PPKS 718 (Big bunch)

718
Rerata produksi: 26,5 ton TBS/ha/tahun
Rendemen minyak: 23,9%
Produksi CPO : 6,9 ton/ha/tahun
Rasio inti/buah : 8,7 %
Pertumbuhan meninggi : 75 cm/tahun

3. D x P PPKS 239 (High CPO & PKO)

239
Rerata produksi: 32 ton TBS/ha/tahun
Rendemen minyak: 25,8%
Produksi CPO: 8,4 ton/ha/tahun
Produksi PKO: 1,3 ton/ha
Rasio inti/buah: 8,9 %
Pertumbuhan meninggi: 62,5 cm/tahun

4. D x P Simalungun

simalungun
Rerata produksi: 28,4 ton TBS/ha/tahun
Rendemen minyak: 26,5%
Produksi CPO: 7,53 ton/ha/tahun
Rasio inti/buah: 9,2 %
Pertumbuhan meninggi : 75-80 cm/tahun

5. D x P Langkat

langkat
Rerata produksi: 27,5 ton TBS/ha/tahun
Rendemen minyak: 26,3%
Produksi CPO: 7,23 ton/ha/tahun
Rasio inti/buah: 9,3 %
Pertumbuhan meninggi: 60-70 cm/tahun

6. Dy x P Sungai Pancur (Dumpy)

dumpy
Rerata produksi: 25-28 ton TBS/ha/tahun
Rendemen minyak: 23-26%
Produksi CPO: 6,5-7,3 ton/ha/tahun
Rasio inti/buah : 6,5 %
Pertumbuhan meninggi: 40-55 cm/tahun

7. D x P LaMe

lame
Rerata produksi: 26-27ton TBS/ha/tahun
Rendemen minyak: 23-26%
Produksi CPO: 5,9-7 ton/ha/tahun
Rasio inti/buah: 6,9 %
Pertumbuhan meninggi: 50-70 cm/tahun

8. D x P Avros

avros
Rerata produksi: 24-27 ton TBS/ha/tahun
Rendemen minyak: 23-26%
Produksi CPO: 5,5-7 ton/ha/tahun
Rasio inti/buah: 6,6 %
Pertumbuhan meninggi: 60-80 cm/tahun

9. D x P Yangambi

yangambi
Rerata produksi: 25-28 ton TBS/ha/tahun
Rendemen minyak: 23-26%
Produksi CPO: 5,8-7,3 ton/ha/tahun
Rasio inti/buah: 7,2 %
Pertumbuhan meninggi: 60-70 cm/tahun

Sumber: Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS)


0 komentar
 
Koperasi Jasa Profesi Cipta Prima Sejahtera (KJP-CPS)
Jl.P.Hidayatullah,Ruko No.1 Rt.14,Banua Anyar,Banjarmasin,Kalsel. Email : info@kjp-cps.com
Support : arifiani | CV Fasindo Mandiri | Designer : Creating Website
Copyright © 2011. Kebun Kelapa Sawit - All Rights Reserved