Berita

Aktifitas

Recent Posts

Sawit RI Dihambat Masuk Eropa, Ini Respons BUMN Perkebunan

Jakarta - Parlemen Uni Eropa (UE) mengeluarkan resolusi yang menuding bahwa produk kelapa sawit termasuk dari Indonesia menimbulkan dampak negatif, mulai dari deforestasi, isu pelanggaran HAM, korupsi, pekerja anak, dan penghilangan hak masyarakat adat.

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III sebagai holding BUMN Perkebunan, angkat bicara menanggapi resolusi parlemen Uni Eropa itu.

Kelapa sawit memang menjadi pemasukan utama dari PTPN III karena memiliki lahan sawit kurang lebih 400 ribu hektare (ha).

"Dari 14 PTPN yang ada, 11 PTPN itu utamanya dari kelapa sawit," Direktur PTPN III Seger Budiarjo kepada detikFinance di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (18/4/2017).

Dari total lahan tersebut, PTPN III bersama entitas lainnya bisa menghasilkan produk CPO (Crude Palm Oil/minyak sawit) sekitar 2,5 juta-3 juta ton per tahun. Hasil produksi tersebut diekspor melalui PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN).

"Jadi kita tidak ekspor ke Eropa, tapi melalui KPBN," imbuhnya.

Sebagai pemain kelapa sawit besar di Indonesia, PTPN memang mempunyai lahan kelapa sawit di hutan. Namun, Seger menegaskan lokasi lahan kelapa sawit itu jauh sebelum adanya aturan pelarangan untuk membuka lahan kebun kelapa sawit di hutan.

"Itu indikasi, karena kebun sawit milik PTPN itu sudah jauh ditanami sebelum penetapan kawasan hutan yang ditetapkan oleh Kementerian Kehutanan. Jadi dulu sudah ada izinnya, sudah ada sertifikat hak guna usaha. Tapi kemudian muncul keputusan itu. Jadi enggak melanggar," tegasanya.

Kendati begitu, menurut Seger, PTPN tengah berkoordinasi dengan lembaga yang berwenang untuk izin pelepasan lahan tersebut.

Sedangkan untuk urusan sertifikasi baik untuk Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), PTPN yakin sudah menaati dengan baik. Dari total pabrik CPO milik PTPN sekitar 40% telah tersertifikasi ISPO dan RSPO.

"Kalau RSPO itu kan sifatnya voluntary, sedangkan ISPO mandatory. Tapi kan ISPO itu baru, jadi belum semuanya. Kita akan sertifikasi semuanya," terangnya.

Sementara soal tudingan pelanggaran pekerja di bawah umur Seger menampiknya. Dia yakin dari 133 ribu pekerja PTPN seluruhnya sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku.

"Tidak ada yang mempekerjakan. karyawan di bawah umur. Barangkali memang ada pemanen yang bawa anaknya saat bekerja. Tapi di data kami tidak ada pelanggaran aturan-aturan ketenagakerjaan," tukasnya. (hns/hns)

Sumber : Detik Finance

Ringgit Melemah, Harga CPO Bergerak Menguat 0,63%

JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) bergerak menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (29/3/2017).

Kontrak berjangka CPO untuk Juni 2017, kontrak teraktif di Bursa Malaysia, hari ini dibuka menguat 0,33% atau 9 poin di posisi 2.716 ringgit per ton.

Harga sawit terus bergerak menguat hingga 0,63% atau 17 poin ke level 2.724 ringgit per ton pada pukul 10.10 WIB.

Pada pada perdagangan Selasa (28/3), harga CPO kontrak Juni ditutup rebound 0,45% atau 12 poin ke level 2.707 ringgit per ton.

Sejalan dengan harga sawit, nilai tukar ringgit hari ini bergerak melemah 0,16% atau 0,007 poin ke level 4,4205 ringgit per dolar AS pada pukul 10.38 WIB.

Pergerakan Harga CPO Kontrak Juni 2017

Tanggal
Level
Perubahan
29/3/2017
(10.10 WIB)
2.716
+0,33%
28/3/2017
2.707
+0,45%
27/3/2017
2.695
-2,14%
24/3/2017
2.754
-0,61%
23/3/2017
2.771
-2,05%
Sumber: Bloomberg
Sumber : Bisnis.com

Walikota Minta Pengusaha Berkantor di Banjarmasin

BANJARMASIN - Angka pertumbuhan ekonomi Kota Banjarmasin di tahun 2017 ini berada di atas rata-rata angka nasional. Sektor yang paling mempengaruhi dalam peningkatan ekonomi itu berasal dari sektor jasa, seperti  perhotelan, restoran, dan jasa lainnya.

Demikian yang disampaikan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, saat membuka kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Jasa Profesi Cipta Prima Sejahtera, di Hotel GSign, Banjarmasin, Sabtu (25/03). Lebih lanjut dikatakannya lagi, peningkatan ekonomi yang telah dicapai itu mengisyaratkan, saat ini kian banyak orang yang berkunjung ke Kota Banjarmasin.

“Mudahan –mudahan menjadi kota yang terus bergeliat perekonominya dan menjadi lumbung ekonomi dan energy untuk Kalsel khususnya Kota Banjarmasin ini, hingga berdampak untuk keuangan kota ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ibnu Sina juga mengucapkan terima kasih kepada para pengusaha, baik pengusaha perkebunan maupun pertambangan yang  telah ikut berpartisipasi membangun Kota Banjarmasin,  dengan cara menempatkan kantor usaha mereka di kota ini. “Boleh saja kebunnya dimana-mana, tetapi kantornya tetap di Kota Banjarmasin,” katanya.

Menyinggung tentang keberadaan Koperasi Jasa Profesi Cipta Prima Sejahtera, mantan anggota DPRD Kalsel ini kembali mengatakan, koperasi Jasa Profesi Cipta Prima Sejahtera merupakan wadah kegiatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan para anggotanya. “Keberadaan koperasi ini tidak hanya sekedar simpan pinjam dan jual beli, tapi telah memiliki visi dan misi jauh ke depan dengan melakukan terobosan , sehingga peluang bisnis dapat dimanfaatkan maksimal,” ucapnya.
Ibnu Sina mengharapkan, kondisi yang telah dicapai Koperasi Jasa Profesi Cipta Prima Sejahtera terus dipertahankan, sehingga akan semakin menambah kepercayaan para anggotanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel dalam sambutannya yang dibacakan Fahru Raji mengharapkan,  kegiatan Koperasi Jasa Profesi Cipta Prima Sejahtera dalam tahun 2016 lalu dilaksanakan sesuai rencana kerja dan rencana anggaran pendapatan belanja. “Mudah-mudahan ada peningatan permodalan dan peningkatan SHU dibanding tahun lalu. Hal tersebut menjadi tolok ukur penilaian suatu koperasi yang memiliki kualitas,  yang dilaksanakan para pengurusnya dengan didasari anggaran dasar, rencana kerja dan anggaran pendapatan yang telah diputuskan pada rapat anggota tahun lalu,”  katanya.

Kegiatan rapat tersebut juga dirangkai dengan penyerahan sertifikat hak milik anggota koperasi jasa profesi cipta prima sejahtera oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina kepada anggota koperasi tersebut, kemudian penyerahan simpanan khusus pabrik yang diserahkan oleh Kadis Koperasi dan UMKM Provinsi Kalsel, serta penyerahan kartu anggota koperasi oleh ketua koperasi tersebut.  

Sumber : : (humpro-bjm)